▴Berita Terkini terdepan▴ - ADO Sumsel Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama, Tegaskan Komitmen Jaga Kondusivitas Palembang
- Ratusan Warga 8 Desa 1 Kelurahan di Rupit Demo Tuntut Penyelesaian Lahan Plasma 2.937 Ha PT DMIL
- Dugaan Penyelewengan Dana Desa Kartadewa 2017-2018 Belum Ada Penyelesaian
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat
- Penyulingan Minyak Ilegal Meledak di Keban, Komitmen Polres Muba Dipertanyakan
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru
Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter
Berita Terkait
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan0
- Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau0
- Berita Press-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari D206
Berita Populer
- Berita Press-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari D
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
- Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
- Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga

LIPUTAN SRIWIJAYA — Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di ASEAN Championship 2026 dengan menghadapi Kamboja pada Senin, 27 Juli 2026, pukul 20.30 WIB. Skuad Merah Putih berada di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.
Berdasarkan jadwal yang beredar, Indonesia selanjutnya dijadwalkan bertandang menghadapi Timor Leste pada Jumat, 31 Juli 2026, pukul 17.00 WIB. Setelah itu, Indonesia akan menjamu Vietnam pada 3 Agustus pukul 20.30 WIB, sebelum menutup fase grup dengan laga melawan Singapura pada 7 Agustus pukul 20.00 WIB.
Dua partai kandang menjadi peluang penting bagi Timnas Indonesia untuk mengumpulkan poin maksimal, terutama saat berhadapan dengan Vietnam yang diproyeksikan menjadi salah satu lawan kuat di Grup A. Turnamen ASEAN Championship 2026 sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada 24 Juli 2026.
Tantangan Indonesia tidak hanya berada pada persaingan di lapangan. Tim Merah Putih disebut tidak menggunakan pesawat carter selama menjalani agenda perjalanan pada turnamen tersebut, sehingga pengaturan kebugaran pemain, pemulihan, serta kesiapan logistik akan menjadi perhatian tim pelatih.
Pada klasemen awal Grup A, seluruh tim masih sama-sama mengoleksi nol poin karena pertandingan belum dimulai. Vietnam, Indonesia, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste akan bersaing memperebutkan posisi terbaik untuk melaju dari fase grup.
Dukungan publik diharapkan menjadi energi tambahan bagi Timnas Indonesia, khususnya dalam dua laga kandang melawan Kamboja dan Vietnam.









