▴Berita Terkini terdepan▴ - Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat
- Penyulingan Minyak Ilegal Meledak di Keban, Komitmen Polres Muba Dipertanyakan
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru
- Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan
- Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
Berita Terkait
Berita Populer
- Berita Press-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari D
- Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
- Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat

OGAN KOMERING ILIR – Menghadapi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat langkah pencegahan melalui koordinasi lintas sektor. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar Sosialisasi Penanganan Karhutla di Aula SAR Polres OKI, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah konsolidasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Sosialisasi dibuka langsung oleh Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., yang didampingi Kasat Reskrim AKP Raka Dwi Darma, S.Tr.K., S.I.K., M.M. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, hingga masyarakat.
Menurutnya, karhutla merupakan persoalan serius yang berdampak luas terhadap lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga keselamatan bersama. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.
"Karhutla merupakan persoalan bersama yang harus dihadapi secara terpadu. Pencegahan menjadi langkah yang paling efektif melalui penguatan koordinasi, deteksi dini, dan respons cepat ketika muncul titik api," ujar AKBP Eko Rubiyanto.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan memperkuat patroli, melakukan edukasi kepada masyarakat, serta mengoptimalkan pemantauan titik-titik rawan kebakaran agar potensi karhutla dapat ditekan sedini mungkin.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum Camat, Forum Kepala Desa, UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah IV dan V, Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP dan Damkar, Hutama Karya, personel Satreskrim Polres OKI, serta para Kanit Reskrim Polsek jajaran.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kerap meningkat saat musim kemarau.
Dalam sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan pembekalan dari pakar kehutanan dan kebakaran hutan, Prof. Dr. Ir. H. Bambang Hero Saharjo, M.Agr., yang memberikan materi secara daring melalui Zoom Meeting.
Dalam paparannya, Prof. Bambang Hero Saharjo menjelaskan pentingnya strategi pencegahan berbasis deteksi dini, pemetaan wilayah rawan kebakaran, pengawasan terhadap aktivitas pembukaan lahan, serta penguatan kolaborasi antar instansi sebagai kunci utama dalam meminimalkan risiko terjadinya karhutla.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi apabila ditemukan titik api, sehingga kebakaran tidak meluas dan dapat segera dikendalikan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polres OKI berharap sinergi yang telah terjalin antar instansi dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan semakin optimal.
Dengan koordinasi yang solid, deteksi dini yang maksimal, serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan risiko terjadinya karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir dapat diminimalkan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, dan stabilitas aktivitas sosial maupun ekonomi di wilayah tersebut.(***)








