▴Berita Terkini terdepan▴ - Dugaan Penyelewengan Dana Desa Kartadewa 2017-2019 Belum Ada Penyelesaian
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat
- Penyulingan Minyak Ilegal Meledak di Keban, Komitmen Polres Muba Dipertanyakan
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru
- Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan
Dugaan Penyelewengan Dana Desa Kartadewa 2017-2019 Belum Ada Penyelesaian
DKC Garda Prabowo Temui Inspektorat Musi Rawas Utara
Berita Terkait
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil0
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat0
- Penyulingan Minyak Ilegal Meledak di Keban, Komitmen Polres Muba Dipertanyakan0
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga0
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali0
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem0
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru0
- Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter0
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan0
- Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau0
Berita Populer
- Berita Press-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari D
- Polres OKI Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau
- Melalui Sosialisasi Ekonomi Kreatif Diharapkan Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Dem
- Timnas Indonesia Hadapi Jadwal Padat ASEAN Championship 2026, Tanpa Pesawat Carter
- Kekerasan di Sekolah: Mencari Jalan Tengah antara Perlindungan Anak dan Keberpihakan pada Guru
- Perumda Tirta Musi–PWI Sumsel Perkuat Sinergi Sosial dan Keagamaan
- Warga 3 RT di Muara Rupit Keluhkan Aliran Air PAM yang Belum stabil
- Aktivis SOAK Hentikan Kasus Wakil Bupati Pali
- Herman Deru Inisiasi Deklarasi Aslinmas Sumsel, Peran Perlindungan Masyarakat Diperkuat
- Sepandai-pandai Menyimpan Bangkai, akhirnya tercium Juga

liputan - sriwijaya - Muara Rupit,"Dugaan penyelewengan Dana Desa Kartadewa oleh oknum kepala desa berinisial (MB) ",periode 2017-2019 hingga kini belum menemui titik terang, pada hal dugaan penggelapan Dana Desa itu sudah berlangsung kurang lebih tujuh tahun lamanya, terkesan selama ini kurang pengawasan, terutama pengawasan melekat.
Hal tersebut disampaikan Dewan Koordinasi Cabang DKC Garda Prabowo Musi Rawas Utara, saat beraudiensi dengan Inspektorat Kabupaten Musi Rawas Utara, Bapak Akadir, di Kantor Inspektorat Musi Rawas Utara ,Jumat (21/8/2026).
Dalam pertemuan itu, menyampaikan laporan dan keterangan terkait adanya dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa oleh oknum ( M B) Kepala Desa Kartadewa, Kecamatan Rawas Ulu, selama tiga tahun anggaran berturut-turut.
"Kami datang untuk menyampaikan laporan dugaan penyelewengan Dana Desa Kartadewa tahun 2017, 2018, dan 2019. Sampai saat ini kami belum melihat ada penyelesaian dari pihak terkait," ujar juru bicara Tim DKC Garda Prabowo menyampaikan kepada wartawan liputan - Sriwijaya usai pertemuan.
Menurut Tim DKC Garda Prabowo, laporan tersebut penting untuk ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat dan dana desa benar-benar digunakan sesuai peruntukannya untuk kesejahteraan warga.
Sementara itu, Irsus Inspektorat, Akadir, membenarkan telah menerima keterangan dari pihak DKC Garda Prabowo. Ia menyatakan pihaknya akan menelaah laporan tersebut sesuai dengan prosedur dan kewenangan yang ada di Inspektorat.
"Kami sudah menerima informasinya. Nanti akan kami pelajari dan tindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," kata Akadir singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Pemerintah Desa Kartadewa terkait dugaan tersebut.
Pihak Inspektorat juga belum menyampaikan apakah akan melakukan audit khusus atau pemeriksaan lanjutan atas kasus ini.
Kasus dugaan penyelewengan dana desa menjadi perhatian publik, mengingat dana desa merupakan anggaran yang bersumber dari APBN dan bertujuan langsung untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.








