WISATA RELIGIUS KOTA PALEMBANG
Perjalanan Wisata Rohani di Kota Palembang

By April Ibrahim 03 Jun 2017, 11:32:42 WIB

WISATA RELIGIUS KOTA PALEMBANG

Keterangan Gambar : Wisata Religius di Palembang


         Palembang Ls,Rabu 31 Mei 2017 ,dalam rangka peran aktif Ls mensyiarkan Islam dibulan Romadhon ,Ls melaksana wisata relegius mengujungi tempat-tempat ibadah dan tempat bersejarah lainnya yang bernuansa religius diantaranya Masjid Agung Palembang dan Pondok Pesantren Modern IGM Al Ihsaniyah.
        Dalam wisata religius tersebut di Masjid TIM ls merasa takjub dan sekaligus bangga melihat keindahan, kemegahan, ornamen  yang dirancang oleh seorang arsitektur yang merepresentasikan gaya arsitek khas Palembang yang diperpadukan dengan gaya arsitek China dan arsitek Eropa,walaupun saat ini Masjid Agung tersebut telah mengalami beberapa kali renovasi dan saat ini telah bergaya arsitektur modern tetapi tidak menghilangkan ciri khas bamgunan terdahulu.
 
        Masjid Agung Palembang  sangat membanggakan dan menyejukkan bagi siapapun yang berkunjung, yang ingin mengerjakan ibadahnya  dan Masjid Agung Palembang terbuka untuk siapa saja ,selain bangunnya megah juga letakpun sangat strategis ditenga-tengah pusat kota Palembang sebagai ibukota Provinsi Sumatera Selatan  berdasarkan catatan sejarah yang kami dapatkan, Masjid Agung pertama kali didirikan pada tahun  1738 dan proses pembangunannya pun sampai dengan tanggal 26 Mei tahun 1748 bangunan tersebut baru selesai, atau bertepatan dengan tanggal 28 Jumadil Awal 1161H dibangun oleh Sultan Mahmud Badarudin I atau beliau dikenal saat itu dengan nama Jayo Wikramo, maka untuk pertama kali Masjid Agung diberinama Masjid Sultan,setelah melalui Proses Para penerusnya mengganti nama Masjid dengan nama Masjid Agung, konon  berdasarkan sejarah saat itu Masjid Agung adalah Masjid terbesar di Nusantara dan dapat menampung 1200 Orang  Jemaah, setelah pemugaran atau renovasi terakhir pada tahun 2000 dan selsai pada tanggal 16 Juni tahun 2003 yang diresmikan oleh Presiden RI ke V Hj Megawati Soekarno Putri  Masjid Agung Palembang mampu menampung  9000 orang Jamah.
 
     liputan sriwijaya qur'an besarMasjid Agung Palembang selain digunakan sebagai tempat Ibadah dan juga digunakan sebagai pusat kajian Islam di Palembang Sumatera Salatan. Tapi sayangnya sewaktu Kami mengunjungi Masjid Agung Palembang tidak banyak informasi yang Kami peroleh ,karena Kami hanya menemukan bagian kesekretariatan saja sementara yang lain belum ada ditempat.Besok harinya TIM Ls melanjutkan penelusuran wisata religiusnya ke Pondok Pesantren Modern IGM  Al Ihsaniyah untuk melihat secara langsung kaligrafi Alqur'an 30 jus yang terbuat dari kayu Tembesuh terbesar didunia satu-satunya berada di Kota Palembang ,sesuatu yang menakjubkan dan sekaligus membanggakan bagi siapa saja yang dapat berkunjung ketempat ini,terutama saya sebagai orang Palembang,sangat terasa maanfaatnya : untuk menyejukkan hati,untuk menambah nilai-nilai keimanan dan ketaqwaankita kepada Allah SWT ,disisi lain dapat mengingatkan bahwa rencana Allah SWT diatas rencan manusia, manusia tidak mengetahui apa yang sebenarnya kehendak Allah SWT,hal ini terungkap dari hasil bincang-bincang Kami dengan Ust Sofwatilah, S. Sos.I (Opat), yang saat ini beliau menjabat sebagai Anggota DPR  RI Priode tahun 2014-2019, karena berdasar penuturan beliau mulanya awal tahun 2002, beliau berniat membuat Alqur'an terbesar tersebut,sementara disisi lain saat itu beliau tidak punya apa-apa jangan untuk melaksanakan pembuatan Alqur'an, mau makanpun susah dan pada saat itu Ust Opat sempat menjual Emas mahar istrenya yang dia berikan dulu ungkapnya, namun itulah kenyataan nya saat ini ,ide dan gagasannya dan do'anya dijabah oleh Allah SWT.
       Pada tahun 2002 suatu kebetulan dan sekaligus keajaiban ungkap beliau, kehadiran  Bapak M. Taufik Kiemas ( Alm ) membawak suatu baroqah,karena lewat Bapak M Taufik Kemas Allah SWT menurunkan rezekinya membantu sebesar Rp.200 juta tutur beliau,dengan supot modal Rp.200 juta tersebut, ust Sopwatilah membentuk panitia untuk melaksanakan proses pembuatan kaligrafi Alqur'an tersebut. Pada saat itu terbentuk lah Panitia pencari dana : Bapak H Bakti Setiawan Ketua  Umum, Bapak H Marzukaki Alie ketua pelaksana harian pelaksana teknis, Bapak R.M .H Rosyidi sebagai sekretaris dan Bendaharanya adalah Ibu Hj Asmawati, begitu proses perjalanannya sangat panjang ungkap beliau sambil tersenyum. Berdasarkan informasi yang kami dapat baik dari panitia pengurus maupun dari beberapa pengunjung ,Para pengunjung atau wisatawan datang bukan hanya Para wisatawan regional atau lokal, tapi banyak juga dari manca negara,seperti : Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam dan Negara Islam lainnya. Suatu keberuntungan yang luar biasa pada tahun 2012 Indonesia  selaku ketua Parlemen negara Islam dunia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah sebagai tempat konfrensi Parlemen Islam sedunia yang dihadiri 51 Negara Islam dan acara tersebut semula direncanakan di Jakarta, namun berdasar usulan yang disampaikan ke Ketua Dr.H Marzuki Alie pada saat itu,akhirnya dipindah Ke Palembang ke lokasi Alqur'an saat ini . Acara tersebut luar biasa karena dibuka langsung oleh Bapak Presiden Sby dan dalam kesempatan itu juga penyerahan penghargaan  Piagam Rekor Dunia Indonesia ( MURI )yang menobatkan sebagai, bahwa Alqur'an tersebut sebagai Alqur'an Akbar, Alqur'an ukiran terbuat dari kayu terbesar didunia, serta dikukuhkan dalam Forum Parlemen Islam se dunia oleh Para peserta 51 Negara Islam tersebut sebagai Alqur'an yang terbuat dari kayu terbesar di dunia .


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook, JANGAN MEMASUKKAN LINK DALAM KOMENTAR KARENA LINK ANDA SUDAH PASTI MUNCUL, JANGAN SPAM YA BROW

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Robby Prihandaya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024
  Saya Belum Menentukan Pilihan
  Saya Golput Sajalah
  Jokowi dan Maruf Amin
  Prabowo dan Sandiaga Uno

Komentar Terakhir