Pelantikan Catar/Catari SMA Taruna Indonesia Angkatan XIV

By Ahmad Rizata 07 Okt 2018, 20:10:41 WIBAsian Games 2018

Pelantikan Catar/Catari SMA Taruna Indonesia Angkatan XIV

Keterangan Gambar :


Palembang liputan sriwijaya co.id . SMA Taruna Indonesia berbeda dengan SMA lainnya karena pembelajarannya menggunakan kurikulum 2013 dan semi militer.  Dimana pelajaran muatan lokal siswa diajarkan semi militer yakni bela negara dan wawasan kebangsaan. Sehingga  lulusan SMA Taruna Indonesia 27 persennya diterima di TNI dan Polri. 


Hal tersebut diungkapkan Kepala SMA Taruna Indonesia  Taemizi saat diwawancara usai pelantikan Catar/Catari SMA Taruna Indonesia Angkatan XIV,  Sabtu (06/10/2018).

Tarmizi mengatakan, sejak Juni hingga September siswa baru SMA Taruna Indonesia diberikan pelatihan semi militer seperti TNI dan Polri.  "Kita menggunakan kurikulum 2013, tapi kita ada plusnya di pelajaran muatan lokal,  dimana siswa diberi pendidikan semi militer yakni bela negara dan wawasan kebangsaan. Sehingga fisik mereka sudah terbentuk dari awal, " ujarnya. 


 Tahun ini, lanjut Tarmizi,  SMA Taruna Indonesia menerima siswa baru sebanyak 110 orang.  Untuk total siswa kelas 10 sampai kelas 12 berjumlah 230 orang.  "Lulusan kita 27 persennya diterima di TNI dan Polri.  Harapan kita kedepan,  50 persen lulusan kita diterima di TNI dan Polri," bebernya. 



Ketua Yayasan SMA Taruna Indonesia Zulkari Effendi menambahkan,  SMA Taruna Indonesia adalah sekolah yang mengedepankan disiplin dalam membangun karakter siswa.  "Sekolah kita semi militer,  karena kita bangun disiplin siswa.  Disini ada TNI yang melatih fisik siswa.  Kita menekankan siswa untuk disiplin,  jika ada yang melanggar akan dikenakan sanksi, " katanya. 

Untuk penerimaan siswa baru,  lanjut Zulkari,  pihaknya membatasi jumlah siswa.  Pasalnya,  seluruh siswa asrama.  "Setiap tahun kita biasanya menerima 2-3 kelas.  Jadi maksimal dalam setahun kita menerima 120 siswa, " bebernya. 


Dia mengungkapkan,  dalam seleksi penerimaan siswa baru,  seleksi kesehatan diutamakan,  karena fisiknya harus sehat tidak boleh sakit asma,  jantung,  tidak boleh berkacamata,  tinggi badan dan berat badan harus ideal seperti TNI dan Polri.  "Disini siswa diajarkan bela diri,  lari,  push up dan lainnya.  Selain itu,  siswa apel pagi,  siang dan malam, " bebernya. 

Siswa yang sekolah, Zulkari menambahkan,  siswa sekolah disini berasal dari Sumsel dan luar Sumsel seperti Jambi,  Bengkulu,  Medan,  Pekan Baru. "Konsep pendidikan disini adalah semi militer.pungkanya.(Alam)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook, JANGAN MEMASUKKAN LINK DALAM KOMENTAR KARENA LINK ANDA SUDAH PASTI MUNCUL, JANGAN SPAM YA BROW

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Robby Prihandaya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024
  Saya Belum Menentukan Pilihan
  Saya Golput Sajalah
  Jokowi dan Maruf Amin
  Prabowo dan Sandiaga Uno

Komentar Terakhir