Komite Aktivis Sumatera Selatan Bersatu (KASSB) Demo Tuntut "Tangkap Ratna Sarumpaet"

By Ahmad Rizata 05 Okt 2018, 18:39:39 WIBDaerah

Komite Aktivis Sumatera Selatan Bersatu (KASSB) Demo Tuntut "Tangkap Ratna Sarumpaet"

Keterangan Gambar :


palembang liputan sriwijaya co.id. Komite Aktivis Sumatera Selatan Bersatu (KASSB)  melakukan aksi demo di Mapolda Sumsel, Jumat (05/0/10/2018). Mereka mendesak Polri untuk menangkap Ratna Sarumpaet dan pihak yang terlibat issu hoax.

Koordinator Lapangan Rubi Indiarta mengatakan,  kasus penyebaran hoaxs yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet telah menimbulkan konflik horizontal dimasyarakat, sudah barang tentu penyebaran issu penganiayaan Ratna Sarumpaet tersebut sengaja dibuat secara struktur dan masif.

Sehingga masyarakat disuguhkan berita-berita bohong dan disebarkan oleh pihak-pihak tertentu yang bertujuan untuk mengadu domba dimasyarakat, terkait pemberitaan tersebut pihak-pihak yang selama ini pesimis dengan pemerintah dan Polri terus melakukan manuver agar masyarakat terpecah belah dengan adu domba yang mereka lakukan.

"Sumatera Selatan yang selama ini terkenal dengan slogan zero konflik terganggu dan muIai terjadi perpecahan akibat pihak-pihak tertentu sengaia membagikan konten-konten berita hoaxs clan mengaitkan peristiwa rekayasa penganiayaan Ratna Sarumpaet dengan issu-issu kebangkitan PKI yang bertujuan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan berbangsa. Didalam WAG Palembang Brothers, terdapat konten dan gambar ujaran kebenciaan terhadap pengurus PDI dengan menyamakan aksi rekayasa Ratna Sarumpaet adalah cara-cara PKI dan menganggap PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) adalah sarang PKI serta menyebarkan berita bohong yang disebarkan oleh seorang ASN," ujarnya.


Oleh sebab itu,  lanjut Rubi Indiarto menuturkan,  pihaknya yang tergabung dalam Komite Aktivitas Sumatera Selatan Bersatu,  mendukung polri untuk menangkap Ratna Sarumpaet serta seluruh pihak-pihak terkait yang terlibat issu hoax.  "Mendukung Polri untuk mengungkapkan aktor-aktor yang terlibat dalam persekongkolan issu hoax Ratna Sarumpaet," katanya.


Rubi juga mendesak Polda Sumsel untuk menangkap para pelaku penyebar hoaxs dan ujaran kebencian.  "Kami minta polri memanggil dan memeriksa Belman Karmuda yang telah memposting ujaran kebencian terhadap pengurus DPP PDIP.  Mengajak masyarakat utuk menjaga persatuan dan kesatuan, " bebernya.



Sementara itu,  menanggapi aksi demo,  Kaur Monitor Bidang Humas Polda Sumsel Kompol Suparlan SH MSi mengatakan, pihaknya akan menyampaikan aspirasi rekan-rakan ke Reskrim untuk menindaklanjuti apakah ini hoaxs atau bukan.  "Terima kasih rekan-rekan telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib.  Laporan ini akan kita sampaikan ke Reskrim, " katanya.

Suparlan menghimbau agar masyarakat jangan terlalu cepat memviralkan berita-berita yang belum pasti kebenarannya.  Sehingga meresahkan masyarakat.  "Yang memviralkan berita hoaxs bisa dijerat pidana,"
Sementara itu,  Karo Kesra Pemrov Sumsel Belman Karmuda saat dikonfirmasi mengatakan,  itu salah paham bae tidak ada itu. "Ini postingamnya..katek ujaran kebencian partai atau hoax ..cuma ngomong muko serem...yo mmg serem...PKI..memang dio PKI yang mano. Katek kito ngomongi partai...itulah buktinyo...dan saya akan melakukan tindakan hukum juga nuntut balik ..kepda yang mengadu ," pungkasnya.(Alam)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook, JANGAN MEMASUKKAN LINK DALAM KOMENTAR KARENA LINK ANDA SUDAH PASTI MUNCUL, JANGAN SPAM YA BROW

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Robby Prihandaya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024
  Saya Belum Menentukan Pilihan
  Saya Golput Sajalah
  Jokowi dan Maruf Amin
  Prabowo dan Sandiaga Uno

Komentar Terakhir