Lagi-Lagi Insan pers Di Bully.....!!!!!

By April Ibrahim 15 Sep 2017, 19:33:22 WIBDaerah

Lagi-Lagi Insan pers Di Bully.....!!!!!

Keterangan Gambar : SMK Negeri 1 Lalan


Musi Banyuasin, liputan-sriwijaya.co.id -- Miris, lagi-lagi Insan Pers di Bully. Team gabungan dari macam Media Cetak maupun media online berkunjung ke salah satu sekolahan kecamatan lalan Kabupaten Muba, hendak meliput adanya pembangunan gedung baru di sekolah SMK Negeri 1 lalan tanggal 11-09-2017.
Sebagai bentuk publikasi kepada masyarakat mengenai pembangunan pendidikan di daerah Lalan khususnya, tentunya menjadi tanggung jawab bersama terutama sebagai media yang menjadi jembatan informasi kepada masyarakat. Tapi sayang upaya untuk menuju ke arah transparansi tersebut, disikapi negatif oleh Pengelola Pendidikan di SMK Negeri 1 Lalan. 
 
Proses Pembangunan
Foto : Pembangunan Sekolah SMK Negeri 1 Lalan, Masyarakat perlu Transparansi.
 
 
Bermula ketika team media berkunjung ke ruang Kepala sekolah dan di sambut oleh wakil kepala sekolah, (Hairil). lantas menanyakan surat tugas dan langsung hendak memotret surat tugas dan id-card pers tersebut yang di jejerkanya di atas meja, akan tetapi pihak pers menyarankan untuk di photo kopi saja apabila memang digunakan sebagai bahan konfirmasi mengenai kebenaran stats dari insan pers tersebut.
Hairil Wakasek SMK 1 Lalan
Foto : Hairil Wakil Kepala Sekolah 
 
Hairil, Wakil kepala sekolah lansung membuka ruangan kepala sekolah dan mempersilakan rombongan team media masuk kemudia duduk, ketika hendak di wawancarai, Hairil malahan mengemukan salah satu nama media dan meyakinkan ada angotanya tertangkap tangan OTT di daerah kecamatan tanjung Lago Banyuasin.

"Kemarin ada dari media KPK tertangkap OTT di Polsek tanjung lago Banyuasin sebanyak 20 dua puluh orang" Kata Hairil dangan nada sangat pasti dan yakin. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa seolah-olah awak media semuanya sama dan dengan tertangkap tangan tersebut menunjukkan bahwa citra pers itu sendiri sudah buruk di mata Sekolah ini.

Di tempat terpisah, 12-09-2017, awak media berkunjung ke media yang 'dinyatakan tertangkap tangan' oleh Wakil kepala sekolah tersebut. Sutrisno salah satu Wartawan dari media KPK mengatakan bahwa dia membantah hal tersebut, ketika team meminta keterangan darinya, ia mengatakan "itu tidak benar,  saya rasa dia hanya mengada-ada, siapa saja nama ke dua puluh orang itu kita selaku media KPK merasa tersiggung itu sudah mencemarkan nama baik media kami, kalo mau di angkat saya tidak keberatan asalkan dia bisa mempertangung jawabkan omongannya"tuturnya 

Waktu team ingin meminta nomor Hp kepala sekolah. Hairil tidak mau memberikannya. Sampai saat berita ini di tayangkan belum ada konfirmasi dengan kepala sekolah karena beliau sering tidak ada di tempat. @nop


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook, JANGAN MEMASUKKAN LINK DALAM KOMENTAR KARENA LINK ANDA SUDAH PASTI MUNCUL, JANGAN SPAM YA BROW

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Robby Prihandaya

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Calon Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024
  Saya Belum Menentukan Pilihan
  Saya Golput Sajalah
  Jokowi dan Maruf Amin
  Prabowo dan Sandiaga Uno

Komentar Terakhir